You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jelang Puasa, Harga Sembako Mulai Merangsek Naek
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Harga Kebutuhan Pokok di Jakbar Stabil

Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Barat, Slamet Widodo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Jembatan Lima, Tambora, guna mengecek harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang bulan Ramadan.

Untuk mengantisipasi pedagang yang mempermainkan harga, kami akan rutin melakukan sidak


Berdasarkan hasil pengecekan ke sejumlah pedagang, Slamet menilai harga kebutuhan pokok masih stabil. Selain mengecek harga, sidak ini juga bertujuan untuk mengetahui ketersediaan kebutuhan pokok.

Harga Kebutuhan Pokok Alami Kenaikan

"Untuk mengantisipasi pedagang yang mempermainkan harga, kami akan rutin melakukan sidak," kata Slamet, Selasa (9/6).

Menurut Slamet, sudah menjadi tradisi apabila menjelang bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri banyak pedagang yang berupaya mengeruk keuntungan dengan menaikkan harga sepihak, terutama komoditas yang paling dicari masyarakat. 

"Kami imbau masyarakat tidak panik, karena harga masih stabil dan stok mencukupi," ujar Slamet.

Harga beras saat ini dijual Rp 10 ribu per kilogram, gula merah Rp 16 ribu per kilogram, gula pasir Rp 13 ribu per kilogram. Sementara itu harga cabai merah keriting Rp 35 ribu per kilogram, bawang merah Rp 40 ribu per kilogram, bawang putih Rp 24 ribu per kilogram dan tomat Rp 12 ribu per kilogram.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1149 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1137 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye897 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye839 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye823 personBudhi Firmansyah Surapati